Dinas Arpusda Ikuti World Clean Up Day 2019 Kabupaten Banyumas

Dilihat : 2332 Kali, Updated: Senin, 23 September 2019
Dinas Arpusda Ikuti World Clean Up Day 2019  Kabupaten Banyumas

1.1 Poster World Clean Up Day

1.1 Poster World Clean Up Day

Sabtu, 21 September 2019 - Seluruh pegawai Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas mengikuti kegiatan World Clean Up Day yang dilaksanakan secara serentak di Indonesia. Kegiatan World Clean Up Day ini merupakan kegiatan langsung turun ke jalan untuk membantu membersihkan sampah yang berserakan di berbagai tempat. World Clean Up Day sendiri merupakan aksi global yang sudah dimulai sejak tahun 2008 sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap permasalahan sampah yang ada.

Kabupaten Banyumas dalam kegiatan ini mengangkat tema “Banyumas Kudu Resik“. Sejumlah 500 ribu peserta se–Kabupaten Banyumas yang terdiri dari 23 perguruan tinggi negeri dan swasta, 330 kelurahan dan desa, puskesmas,pkk, dharma wanita, pramuka, 817 SD dan 154 SMP, 118 SMA, dan 183 pondok pesantren yang ada di Banyumas membersihkan sampah yang berserakan di berbagai tempat seperti jalan–jalan nasional, pasar, sungai, kampus, sekolah, terminal, stasiun, dan objek–objek wisata.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) dalam World Clean Up Day 2019  ini ditugaskan untuk membersihkan jalan di daerah sekitar Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas. Kegiatan yang dilakukan Dinas Arpusda ini dimulai pukul 06.00 hingga pukul 09.00 pagi. Kegiatan ini dilakukan dengan berjalan kaki sepanjang 300 meter dengan membawa kantong plastik untuk mengambil seluruh sampah plastik yang berserakan dan memasukannya ke dalam kantong plastik.

1.2 Dinas Arpusda sedang mengikuti kegiatan World Clean Up Day

1.2 Dinas Arpusda sedang mengikuti kegiatan World Clean Up Day

Menurut salah satu pegawai Dinas Arpusda, Vika mengatakan bahwa “ Kegiatan ini sangat positif karena untuk menyadarkan kita semua bahwa ternyata kebersihan itu sangat penting dan ternyata kita sebagai manusia terkadang masih membuang sampah secara sembarangan yang tentu saja membuat tambahan pekerjaan bagi pembersih jalan.” Dalam pendapatnya Vika juga mengajak masyarakat sekitar untuk tidak membuang sampah sembarangan karena banyak sekali dampak negatif yang diakibatkan dari membuang sampah sembarangan (Widya Putra Pamungkas, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Jenderal Soedirman).

 

Gambar 1

Gambar 1

Gambar 2

Gambar 2

Gambar 3

Gambar 3

Gambar 4

Gambar 4

 

Credit To : #Widya, Uli, Rani #KKL #Unsoed_Ilmu_Komunikasi

Acpt By : Admin D2K_Pb16

Komentar